
Bulan Mei selalu identik dengan semangat Kartini. Tahun ini, semangat itu diwujudkan dalam langkah nyata melalui kick-off Bulan Literasi Keuangan 2026 yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang pada 6 Mei 2026.
Mengangkat tema Perempuan Kartini Berdaya di Era Digital: Literasi Keuangan sebagai Kunci Transaksi dan Investasi Aman, kegiatan ini menjadi ajakan bagi perempuan untuk semakin memahami dan mengelola keuangan dengan bijak, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Acara ini merupakan kolaborasi antara OJK Malang, Perkumpulan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Cabang Malang, dan Universitas Brawijaya. Diselenggarakan secara hybrid, kegiatan ini menjangkau sekitar 500 peserta dari berbagai komunitas perempuan dan mahasiswa di Malang Raya.

Perempuan, khususnya ibu rumah tangga, menjadi salah satu fokus utama dalam program literasi keuangan. Hal ini karena banyak perempuan menjalankan peran ganda, baik di dalam rumah tangga maupun dalam aktivitas ekonomi. Dengan peran tersebut, pemahaman keuangan menjadi semakin penting, tidak hanya untuk mengelola pengeluaran, tetapi juga untuk melindungi diri dari risiko seperti pinjaman online ilegal dan penipuan digital.
Dalam sesi talk show, Wani Sabu sebagai praktisi di bidang investigasi fraud perbankan menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap kejahatan siber yang semakin beragam. Menurutnya, literasi digital menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari literasi keuangan, terutama dalam menjaga keamanan transaksi.
Selain itu, pelaku UMKM Febby AntiQue turut berbagi pengalaman tentang bagaimana perempuan dapat memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha. Perspektif ini memperlihatkan bahwa literasi keuangan tidak hanya soal teori, tetapi juga berdampak langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Dari sisi akademik, dukungan juga datang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya. Harapannya, perempuan tidak hanya cakap dalam mengelola keuangan, tetapi juga bijak dalam memanfaatkan teknologi demi kesejahteraan keluarga.
Kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian Bulan Literasi Keuangan yang akan berlangsung hingga Agustus 2026, dengan berbagai program lanjutan seperti edukasi dan kampanye literasi keuangan.
Melalui inisiatif ini, OJK Malang mendorong perempuan untuk semakin memahami keuangan, mengenali risiko, serta menggunakan layanan keuangan yang legal dan aman. Di era digital seperti sekarang, literasi keuangan bukan lagi sekadar tambahan pengetahuan, tapi sudah menjadi kebutuhan.
