OJK, Bank Indonesia, dan LPS Edukasi 2.000 Mahasiswa UIN Malang soal Literasi Keuangan

Malang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang dan Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) II Surabaya terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda. Salah satunya melalui Kuliah Perdana Malang Mbois yang diikuti lebih dari 2.000 mahasiswa baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang secara luring dan daring. Kegiatan yang berlangsung di Sport Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini menjadi bagian dari rangkaian Road to Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026.

Kolaborasi tersebut bertujuan memperluas pemahaman mahasiswa mengenai sektor keuangan sekaligus membekali mereka agar mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan dibuka oleh Anggota Komisi XI DPR RI Hasanuddin Wahid bersama Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Ilfi Nurdiana. Hasanuddin menekankan bahwa selain kemampuan akademik, mahasiswa juga perlu memiliki kemampuan mengambil keputusan yang baik, termasuk dalam mengelola keuangan.

Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Ilfi Nurdiana turut mengapresiasi sinergi antara OJK Malang, Bank Indonesia Malang, LPS II Surabaya, dan perguruan tinggi. Menurutnya, pemahaman mengenai keuangan merupakan salah satu bekal yang dibutuhkan mahasiswa sejak dini. Kolaborasi seperti ini pun diharapkan dapat terus berlanjut untuk memberikan edukasi yang bermanfaat bagi generasi muda.

Kenalkan Sistem Keuangan hingga Pasar Modal

Materi edukasi disampaikan dalam sesi talk show interaktif oleh Kepala OJK Malang Farid Faletehan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Indra Kuspriyadi, serta Kepala Kantor Perwakilan LPS II Surabaya Bambang S. Hidayat. Ketiga narasumber memperkenalkan tugas dan fungsi masing-masing lembaga dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai sektor jasa keuangan, kebijakan moneter dan sistem pembayaran, serta penjaminan simpanan.

Selain sesi edukasi, kegiatan turut menghadirkan perusahaan sekuritas melalui booth edukasi yang memperkenalkan mahasiswa pada sektor pasar modal. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan mahasiswa melalui pembukaan Rekening Dana Nasabah. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga diperkenalkan dengan salah satu layanan dalam ekosistem pasar modal.

OJK Ingatkan Mahasiswa Waspada Investasi dan Pinjaman Ilegal

Kepala OJK Malang Farid Faletehan mengingatkan mahasiswa agar lebih jeli terhadap berbagai tawaran produk dan layanan keuangan yang berpotensi merugikan. Generasi muda diminta berhati-hati terhadap investasi maupun pinjaman dengan penawaran yang tidak masuk akal dan selalu memeriksa legalitasnya melalui OJK. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko menjadi korban aktivitas keuangan ilegal yang dapat merugikan masa depan.

OJK Malang akan terus memperkuat sinergi dengan Bank Indonesia, LPS, pemerintah daerah, industri jasa keuangan, perguruan tinggi, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan. Melalui program edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, generasi muda diharapkan semakin memahami produk dan layanan keuangan serta mampu memanfaatkannya secara bijak. Mahasiswa juga diharapkan memahami peran masing-masing lembaga dalam menjaga sistem keuangan yang sehat dan terpercaya.

Alamat
Jl. W.R. Supratman Ruko C1, Kav. 18, Malang
Say Hi!
Request & Interaktif :
081 555 678 954
Sponsorship & Kolaborasi:
087 700 295 954
Socials
Newsletter

© 2026. All Rights Reserved.