Listen Here...!

ULAR TANGGA

Ular tangga merupakan salah satu permainan paling populer di dunia. Permainan ini digemari berbagai kalangan, dari anak-anak hingga dewasa. Permainan ular tangga adalah permainan papan yang dimainkan oleh dua orang atau lebih. Papan permainan ular tangga dibagi dalam beberapa kotak yang dihiasi gambar sejumlah ular dan tangga.
Setiap pemain akan memulai permainan ular tangga dari kotak pertama dan melangkahkan gacunya sesuai dengan angka yang ditunjukan pada dadu yang dilemparnya.kalaugacu seorang pemain mendarat di ujung bawah sebuah tangga, maka ia bisa langsung menuju ke ujung tangga bagian atas.
Tapi bila bidaknya mendarat pada kotak bergambar ekor ular, maka ia harus turun ke kotak yang bergambar kepala ular. Pemenang dalam permainan ini ialah pemain yang sampai paling awal di kotak terakhir.
dari Timesofindia, permainan ular tangga modern ini terinspirasi dari permainan tradisional masyarakat India, Vaikuntapali. Permainan itu sangat populer di India, karena berkaitan dengan filosofi agama Hindu yaitu karma, takdir, dan keinginan.
Menurut beberapa sejarawan, permainan Vaikuntapali diciptakan oleh Saint Gyandev pada abad ke-13.Awalnya permainan itu digunakan untuk mengajarkan moralitas dan spiritualitas kepada anak-anak. Dalam permainan ini, gambar mendaki tangga dalam papan permainan dipakai untuk mewakili perbuatan baik. Sementara gambar ular mewakili kejahatan, seperti nafsu dan amarah yang akan membuat seseorang mengalami kerugian.
Dalam permainan itu, jumlah tangga lebih sedikit dibandingkan dengan ular. Hal itu dilakukan agar menjadi pengingat bahwa jalan meuju kebenaran lebih sulit daripada jalan untuk berbuat dosa.
Kepopuleran permainan tradisional itu membuat penjajah Inggris yang berada di India tertarik memperkenalkan Vaikuntapali kepada masyarakat di negara mereka pada akhir abad ke-19. Di Inggris permainan Vaikuntapali dimodifikasi dengan menghapus aspek moral dan agama kepercayaan umat Hindu yang dikenal dengan The Ladder to Salvation.
Lambat laun, permainan The Ladder to Salvation semakin populer di kalangan masyarakat di benua Eropa. Hingga pada 1943, Milton Bradley,seseorang dari Amerika Serikat membawa permainan itu ke negaranya.Di Amerika Serikat permainan itu dikenal dengan nama Chuttes and Ladders.
Sejak saat itu permainan yang awalnya dibuat untuk mengajarkan ajaran agama kepada anak-anak berubah menjadi sekadar pengisi waktu luang.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *