Listen Here...!

SETRIKA AYAM JAGO

Setrika diambil daribahasa Belanda yaitu strijkijzer, yang berarti cara menghilangkan kerutan dari pakaian dengan alat yang dipanaskan.Setrika dipercaya mulai dikenal dan digunakan sejak 400 SM oleh bangsaYunani.Dahulu setrika digunakan untuk membuat lipatan-lipatan vertikal pada pakaian kebesaran yang akan digunakan untuk melakukan upacara atau ritual tertentu.Saat itu setrika yang digunakan oleh bangsa ci dinamakan dengan Prelum.Prelumini termasuk jenis setrika yang menggunakan teknik pressing sehingga banyak orang yang menyebutnya mirip dengan alat pembuatan ggur (winepress).
Setrika yang berupa pot logam yang diisidengan baraapi juga sudah dikenal dan digunakan oleh bangsa Cina sekitar abad ke-1 SM.Sedangkan pada awala bad ke-17 orang-orang mulai menggunakan setrika yang berbentuk potongan logam tebal dengan permukaan rata yang diberi pegangan.saat itu setrika jenis ini dikenal dengan sebutan Sadiron.Pada periode ini,setrika kemudian disempurnakan menjadi kotak logam bergagang yang dapat diberi baraapi.
masyarakat Indonesia zaman dulu menggunakan setrika arang yang sumber panasnya.diambil dari bara api hasil pembakarana rang.Dulu setrika jenis ini dikenal dengan sebutan setrika ayam jago,karena terdapat aksesoris sekaligus pembuka setrika yang berupa ayam jago di bagian depan setrikanya.setrika ayam jago di buat dari besi yang di isi arang membara. Setrika arang ayam jago adalah salah satu setrika antik yang paling populer pada abad 19.Setrikaini memiliki nilai artistik yang tinggi,sehingga sampai saat ini para kolektor benda antik selalu memburu setrika ayam jago ini untuk dijadikan koleksinya.
Masyarakat di pedesaan yang belum teraliri listrik biasanya memakai setrika ini untuk merapikan pakaianmereka.Setrika ayam jago sendiri sudah diproduksi sekitar tahun 1900-an,kala itu sebagian wilayah di Indonesia belum teraliri listrik. Menyetrika pakaian menggunakan setrika arang sedikit perlu persiapan ekstra.Mulai dari menyiapkan arang dan membakarnya dulu di luar sampai menghasilkan bara,arangnya bisa di bakar menggunakan minyak tanah.Setelah itu baranya di masukan kedalam setrika dengan membuka selot setrikaan yang berupa ayam jago,kemudian kipas-kipas agar bara nya tetap menyala.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *