Listen Here...!

IRA KOESNO

Perempuan bernama lengkap Dwi Noviratri Koesno ini meniti karir pertamanya sebagai presenter di stasiun televisi SCT. Gaya bicaranya yang khas, lugas, dan kritis melambungkan namanya.
Sebagai seorang jurnalis senior, Ira Koesno telah melalui sejumlah peristiwa. Mulai dari meliput langsung peristiwa darurat militer di Aceh, hingga pengalaman yang sulit ia lupakan yakni ketika ia mewawancarai mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup, Sarwono Kusumaatmadja, pada 1998.
wawancara itu membahas usulan Ketua MPR,DPR Harmoko agar dilakukan reshuffle kabinet pada pemerintahan Soeharto. tapi saat wawancara, Sarwono mengucapkan istilah “cabut gigi” yang merupakan metafora dari permintaan agar Presiden Soeharto lengse. Ini adalah pernyataan yang terlampau keras dan berani di masa Orde Baru.
wawancara itu menimbulkan ketersinggungan penguasa. Ada tiga menteri menelepon redaksi, dan Liputan 6 pun terancam ditutup. Tapi ketika reformasi kala itu berhasil, Ira menjadi bintang.

Wawancara “cabut gigi” masih banyak yang diingat hingga kini.
Debat Presiden 2004 merupakan acara terakhir yang dipandunya sebelum akhirnya ia memutuskan mundur dari dunia pertelevisian di tahun 2004, karena ingin mengembangkan usahanya di bidang jasa strategi komunikasi terpadu, bernama Ira Koesno Communications (IKComm)

.
Nama besarnya sebagai seorang presenter rupanya belumlah pudar. Hingga akhirnya dia ditunjuk memandu acara debat calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta putaran pertama.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *