Listen Here...!

Agar Anak Senang Keramas

Balita senang sekali bermain air, tapi  giliran mau dikeramas, langsung bilang ‘tidak mau’. Bunda mengalaminya? Yuk,  buat aktivitas keramas menjadi menyenangkan!

Yakinkan bahwa Anda ada di sampingnya dan melindunginya. Lakukan ini sebelum mengajaknya keramas. Saat Anda tahu bahwa menutup mata, gemericik air, atau sampo yang pedih menjadi sumber ketakutan anak keramas, segera jelaskan bahwa hal itu tak perlu ditakuti.

Cek dan pastikan tidak ada busa sampo yang tersisa di kepala dan wajah anak atau air yang mengalir ke wajahnya. Meski sekarang produk sampo khusus anak menjamin busanya tidak pedih di mata, tak mustahil bila anak tiba-tiba teriak karena ada busa sampho melintas di pipinya.

Gunakan alat bantu keramas, seperti shower hat. Topi khusus keramas ini dapat ‘membuang’ jauh-jauh air dari wajah anak. Tersedia aneka warna dan bentuk shower hat, pilih yang balita suka.

Perlihatkan iklan sampo anak yang ada adegan anak keramas, baik di televisi, majalah atau billboard. Atau putarkan dvd film-film anak yang bertema tentang anak mandi dan keramas.

Berikan contoh nyata. Saat anak masih takut  diajak keramas, meski sudah diajak menonton iklan sampo, film atau baca buku cerita, tak ada salahnya jika Anda memberi contoh.

Tunggu, tidak dipaksa dan tak perlu berlebihan. Saat anak tetap menolak, jangan memaksa! Makin dipaksa, ia akan makin benci dengan kegiatan keramas. Lebih baik Anda kembali menjelaskan alasan ia harus keramas. Beritahu sejak awal bahwa akan ada air yang membasahi rambutnya. Jika perlu ingatkan dia dengan adegan hujan yang membasahi bunga di taman. Yang perlu Anda ingat adalah proses membasahi kepala anak harus bertahap, yaitu:

1. Basahi rambutnya dari arah belakang kepala menggunakan tangan, tangan satunya mengusap aliran air di wajah anak.

2. Usapkan sampo dari arah belakang kepala. Jangan tuang sampo langsung dari botolnya, melainkan tuang ke telapak tangan Anda dahulu.

3. Bilas rambut anak juga dari arah belakang kepala dengan siraman lembut dari tangan Anda.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *